Actions

Work Header

Nergal

Summary:

Ia adalah sang pelebur. Penyambut jiwa-jiwa nirmala pada fana nan hina.

Notes:

Day 2 NSFW #TojiGumiWeek2021

Work Text:

"Mengangkang, Megumi."

Suara itu dalam. Seolah menarik seluruh kewarasan yang aku miliki. Merenggut seluruh sadar akan segala khilaf dalam diri yang berjaga.

Pun ini bukan yang pertama. Rayu dan nirvana telah diraih sedemikian kalinya. Terampas dalam bahana yang menggema.

Aku dan ayahku.  

Bergumul dalam remang temaram kubangan cacat akan seluruh moral. Mendamba kenikmatan, tak peduli api yang terkobar, menunggu untuk menghanguskan seluruh maksiat yang tercipta. 

"Megumi cantik. Sangat cantik layaknya candra . Berkilau, meski penuh akan lata ." 

Ia berujar demikian. Menghujam pada relung yang paling dalam. Melibas seluruh rangsang yang terpampang. Tak peduli bahwa aku kini bukan lagi seonggok kanvas nirmala .

Telapaknya terulur. Mengusap luar peranakan terbuka. Meremas hendak menghancurkan apa yang di sana. Tergelak saat lendung muncul lalu musnah.

"Bukankah lucu, Megumi?" Ia tersenyum. Begitu rupawan dalam paras gagah yang ia banggakan. Seolah mengolokku dalam kemunafikan jika aku tak terjerat dalam tawanan rupa yang menggauli tubuh sadrah ku.

"Jika aku menghamilimu nanti, menaruh benih-benih penuh dosa itu, hingga kau membawa mereka dalam payah, namun tetap meraung berpasrah untuk ku gagahi. Kala mereka terlahir dalam kejam dunia, akankah mereka menjadi adikmu? Atau mereka akan menjadi bayi-bayi kecil kita?" Tanyanya, yang awalnya ku anggap sebagai candaan semata.

Tapi sedari pertanyaan itu terlontar dan ia yang membuang pelindung karet tak berguna, yang telah membunuh entah untuk berapa juta kalinya , aku tahu bahwa ia bukan tipikal yang melontarkan banyolan tanpa faedah.

Karena selepasnya, mereka benar-benar di sana. Tersiksa dalam rojokan yang tak mengenal jeda. Tergilas dalam seluruh sesak yang mendera.

Hingga saat mereka terlahir dalam dunia fana, senyum miringnya belumlah musnah.

Series this work belongs to: