Recent bookmarks
-
Tags
Summary
Mark Lee was extremely needy and a only a Lee Donghyuck was in sight to help him.
(or just Mark Lee being horny after Donghyuck caught him beating his meat.)
- Language:
- English
- Words:
- 3,764
- Chapters:
- 1/1
- Collections:
- 1
- Comments:
- 9
- Kudos:
- 549
- Bookmarks:
- 54
- Hits:
- 26,333
Bookmarked by renjunyangie
27 Jun 2026
-
Tags
Summary
Entah hingga pukul berapa Marco terus menghujami Artha, yang pasti ia sampai berpindah ke kamar miliknya. la terus menghujam vagina Artha, hingga subuh dan akhirnya ia pun juga kelelahan dan tidur di samping Artha, dengan penis yang masih menancap di bawah sana.
Namun dengan sempatnya, Marco memasukkan nipple Artha ke mulutnya, alhasil ia tidur sambil menyusu pada dada Artha. Sementara sang empu meringis pelan ketika merasa nipple nya di isap seperti bayi kelaparan.
Artha membuka matanya pelan, dan menatap Marco yang sudah terlelap dengan mulut yang tersumpal nipple nya. la tersenyum gemas, dengan pelan ia berusaha menarik diri namun Marco malah semakin kuat mengisap nipple nya.
Bookmarked by renjunyangie
25 Jun 2026
-
Tags
Summary
Mark tertegun, ia menatap Haechan dengan tatapan gelapnya, "Panggil saya Mark, jangan Pak" ujar Mark, memukul vagina tembam itu.
Mark ikut berbaring di samping Haechan, namun tubuhnya menyamping. Wajahnya tepat di depan buah dada Haechan yang juga cukup berisi.
"Saya boleh nyusu di nen kamu, gak?" tanyanya.
Haechan mengangguk. Mark sangat senang, mulutnya memainkan nipple pria manis itu. Sedangkan jari tangannya sedang memainkan lubang memek Haechan yang sangat lembut.
Mark menjulurkan lidahnya untuk merangsang Haechan. Memutar lidahnya pada bagian nipple, lalu meraup nipple itu untuk dihisap.
- Language:
- Bahasa Indonesia
- Words:
- 3,116
- Chapters:
- 1/1
- Comments:
- 1
- Kudos:
- 126
- Bookmarks:
- 15
- Hits:
- 7,621
Bookmarked by renjunyangie
25 Jun 2026
-
Tags
Summary
Haechan dan Jaemin benar-benar diberikan nikmat oleh Mark. Sampai Jeno datang, ia terkejut melihat ketiganya, namun detik itu pun ia akhirnya ikut bergabung juga.
"Bangsat, lo semuanya di embat bang!" ujar Jeno.
"Aaahhh... Jeno... S-sini kita seponginhh kontolnya~ hnghhhhh..."
Jeno pun dengan cepat mendekat, ia berdiri di kedua sisi Haechan dan Jaemin. Dengan cepat keduanya melepaskan bokser yang tadi Jeno pakai. Kontol besar miliknya pun mengacung keluar, dengan cepat keduanya bersama menjilat kontol itu. Jeno juga memainkan dada besar Haechan dan Jaemin meremasnya dengan kuat
Bookmarked by renjunyangie
25 Jun 2026
-
Tags
Summary
Haechan sudah berada di atas kasur. Bukan duduk ataupun terlentang. Melainkan ia menarikan kembali tarian di hadapan sang Kaisar yang tengah merebahkan setengah tubuhnya di kasur. Tarian Haechan kali ini lebih gemulai-bahkan bisa di bilang lebih penuh godaan juga rangsang nakal. la sengaja menari dengan lebih panas, hanya karena ingin Kaisarnya itu puas.
Sementara Kaisar Marcellus, menahan hasrat yang ada di dalam dirinya. Ia hanya menatap, bagaimana indahnya setiap lekukan tubuh si penari mengikuti alunan musik yang menggema di kamar itu. Haechan menggerakkan pinggulnya dengan elok-hingga pada gerakan bersimpuh ia merangkak perlahan dari ujung kaki Kaisar, hingga sampai ke batas perutnya.
Bookmarked by renjunyangie
25 Jun 2026

